Minggu, 28 Februari 2010

13 KUNCI BAHAGIA DUNIA AKHERAT

1. Iman Kepada Allah dan Beramal Sholeh (QS. An-Nahl : 97)

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam Keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik”

2. Iman Kepada Qadha dan Qadar

3. Faham Ilmu Syariat/Fiqh

4. Banyak Dzikir dan Membaca Al-Qur’an (QS. Ar-Ra’d : 28)

“Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.”

“Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan yang Maha Pemurah (Al Quran), Kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) Maka syaitan Itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya”. (QS. Az-Zukhruf : 36)

“Dan Barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, Maka Sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam Keadaan buta". (QS. Thaaha : 124)”

5. Berhati Lapang (QS. Thaha : 25)

Berkata Musa: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku”.

6. Berbuat Baik Kepada Manusia.

7. Memandang Urusan Dunia Lebih Rendah Dari Pada Urusan Akhirat

8. Tidak Tamak Dunia dan Selau Siap Mati

9. Yakin Kebahagiaan Hakiki Bagi Seorang Mukmin Adalah di Akherat, walaupun di Dunia Tidak Bahagia. ( QS. Hud : 108 )

“Adapun orang-orang yang berbahagia, Maka tempatnya di dalam syurga, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya.”

10. Bersahabat Dengan Orang Sholeh

“perumpamaan teman yang baik dengan teman yang buruk adalah laksana pembawa minyak dan pejerja pandai besi” (Muttafaq Alaih)

11. Yakin Perbuatan Jahat Orang Lain Akan Menjadi Kebaikan Bagi Dirinya Maka Maafkanlah Dia.

12. Membalas Perbuatan Buruk Dengan Kebajikan. ( QS. Fushshilat : 34 )

“Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, Maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara Dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.”

13. Selalu Kembali Kepada Alloh dan Berdo’a KepadaNya (QS. Al-Baqarah : 156 )

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun"

(sesungguhnya kami adalah milik Alloh dan Kepadanya kami akan kembali)

RENUNGANKAN SESAAT NASEHAT INI

Allah Maha Agung jika anda berbuat dosa lantas memohon ampunan, Dia pasti mengampuni anda. Jika anda bersyukur kepada-Nya niscaya Dia akan menambah nikmat kepada anda. Jika anda meminta kepada-Nya, maka Dia pun akan memberikan kepada anda, jika anda berbuat kesalahan maka Dia akan menutupi anda, jika anda kembali kepada-Nya, maka Dia pasti menerima anda, jika anda bertaubat, maka Dia gembira terhadap taubat anda, jika anda menyebut-Nya, maka Dia pun menyebut anda, jika Dia menguji anda, berarti Dia memilih anda, dan jika Dia menimpakan musibah kepada anda, berarti Dia hendak mensucikan anda.

Yang wajib anda lakukan adalah : mengikhlaskan niat kepada-Nya, memiliki hati yang tulus bersama-Nya, senantiasa mendatangi pintu peribadatan, bersyukur sujud di gerbang kehinaan dihadap-Nya, bermunajat di waktu malam dan di penghujung-penghujung siang, melafazdkan zikir kepadanya, senantiasa bersyukur kepada-Nya, dan mengakui kelalaian diri bersama-Nya, nikmat dari-Nya, hukum-hukum-Nya, memenuhi hak-hak-Nya, merasakan sebagai kehormatan bisa berbakti kepada-Nya, berhimpun di bawah bentang kekuasaan-Nya, meninggalkan segala yang dimurkai-Nya, berlepas dari daya upaya dan kekuatan kecuali dengan izin-Nya, bangga dengan menisbatkan penghambaan kepada-Nya, cinta dan murka karena-Nya, tawakkal kepada-Nya, menyerahkan urusan kepada-Nya, selalu mengucapkan pujian dan sanjungan kepada-Nya, menunggu jalan keluar dari-Nya dan berbaik sangka kepada-Nya.

Dikutip dari Buku Demi Masa

Beginilah waktu mengajari kita .... hal : 372-373

Oleh : Dr. ‘Aidh Abdullah Al-Qarny.

SEBUAH NASIHAT CINTA

kalau mahu mengenal perempuan

jangan lihat pada rupanya
tapi lihat pada hatinya
adakah subur tertanam iman dalam jiwanya..
perempuan ini dirinya penuh emosi
lembut hatinya minta dibelai
lumrah alam mahu menyayangi dan juga disayangi

namun..!!
jika tanyakan pada diriku
mahukan perhatian?
sayang cinta yang tidak berbelah-bagi?
kasih suci yang tak lapuk dek zaman??
PINTAKAN PADA ALLAH SAJA!!

biarkan ruh cinta yang mengalir itu jadi lembut, bersinar, jernih dan ceria
jangan kau biarkan ia mati
terkuncup layu persis setangkai mawar yang dipotong-potong
buat persembahan pada kekasih!

ingat ya..
lirikan matamu buat sang jejaka
bukan hanya bisa merosak hatimu yang memandang
bahkan juga dia yang dipandang..
kerana si dia yang terasa 'dipandang' ini pun hatinya bisa luluh..
menahan syak 'rindu' yang dialihkan ertinya dek syaitan durjana!!


sejatinya para lelaki mulia
mereka mendambakan agar sang permaisuri hati

bersama membangkitkan semangat menebar pesona syurga

bukannya syahwat tidak bertepi!!


bisikkan doa:
Ya Rabbi
andai aku jatuh hati nanti

ku ingin terbang cepat

agar syaitan tidak bisa datang menghinggap
!!

kan cantik begitu??
Cinta, ampunan dan redha-Nya
itu yang Ia janjikan..
untuk apa mengharap janji si hamba yang tidak pasti bila datangnya
sedangkan Sang Pencipta terang-terangan menyayangi kita???

Hati-hati ya..
di lautan nikmat
ada dua makhluk berpisah

yang satu tenggelam

yang lain menyelam

adakah kau tahu apa bezanya??


jangan sibuk mencari jalan mencemburui sang bidadari bermata jeli
tapi sebaliknya..
persiapkan langkah
perhebatkan diri
agar bisa dikau pula yang dicemburui bidadari-bidadari di syurga!

(dipetik, diolah, dan disunting dari buku
Agar Bidadari Cemburu Padamu)

Minggu, 07 Februari 2010

MENCARI REZEKI

Ada beberapa ramu-rambu dalam mencari rizqi :

1. Mencari Rezeki Adalah Ibadah ( Q.S Al Jum’ah (62) : 10 )

“Apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.”

2. Memelihara Iman dan Taqwa ( Q.S. Ath Thalaaq (65) : 2 – 3 )

2.Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar. 3.Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah Mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

3. Mencari Yang Halal 4. Memperbanyak Istighfar dan Taubat ( Q.S. Nuh (71) : 10-12 )

10. Maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-, 11. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, 12. Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan Mengadakan untukmu kebun-kebun dan Mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.

5. Rajin Berinfaq ( Q.S. Saba’ (34) : 39 )

Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, Maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezki yang sebaik-baiknya. Ibnu Katsir menjelaskan : Betapapun sedikit harta yang kamu infaqkan pada perkara yang diperintahkan kepadamu, ataupun yang bersifat mubah (boleh) niscaya Alloh pasti menggantinya untukmu di dunia, sedang di akhirat kamu pasti akan diberi pahala.

6. Ringan Tangan Kepada Orang Yang Lemah Sabda Nabi :

“Tidaklah kalian mendapat pertolongan dan mendapat rezeqi melainkan disebabkan orang-orang lemah diantara kalian.” ( HR. Buchori )

7. Menyambung Tali Silaturrahim

8. Tidak Suka Meminta-minta Sabda Nabi :

“ Salah seorang dari kalian senantiasa meminta-minta, sehingga dia akan menjumpai Alloh dalam keadaan tidak ada daging di wajahnya. ” ( Muttafaq’alaihi )

9. Bersikap Zuhud Zuhud : Berpaling dan meninggalkan sesuatu yang disayangi yang bersifat material / kemewahan duniawi dengan mengharap dan menginginkan sesuatu wujud yang lebih bersifat spiritual atau kebahagiaan akhirat. ( Ensiklopedi Islam : 240 )

10. Tawakkal Kepada Alloh ( Q.S. Ath Thalaaq (65) : 3 )

“ Dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah Mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.”

Sabtu, 06 Februari 2010

SEBAB-SEBAB TERJADINYA BENCANA ALAM DAN CARA MENCEGAHNYA MENURUT AJARAN AGAMA ISLAM

Firman Allah, surat Ar-Ruum ayat 41 :

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia (yang tidak bertanggung jawab), supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”

Dalam suatu hadist riwayat At-Tirmidzi dari Ali bin Abi Thalib, bahwa Rasulullah Saw bersabda : “Apabila ummatku melakukan 15 macam, pasti bakal terjadi bencana alam untuk ummatku itu, yaitu : 1. Bila kekuasaan disalah gunakan untuk mencari keuntungan. 2. Bila amanat dianggap harta rampasan. 3. Bila amal zakat disingkiri. 4. Orang laki-laki tunduk pada istrinya. 5. Anak durhaka pada ibunya. 6. Orang berbuat bagus hanya kepada teman akrabnya. 7. Anak benci kepada bapaknya. 8. Para pemimpin rusak akhlaqnya. 9. Bersuara keras di masjid-masjid. 10. Orang dimuliakan sebab kejahatannya. 11. Tersebarnya minuman keras. 12. Tersebarnya pakaian dari sutra. 13. Ramainya (semarak) tukang-tukang joged wanita. 14. Tersebarnya permainan music. 15. Ummat akhhir zaman melaknati ummat-ummat sebelumnya. Maka dalam keadaaan yang demikian, akan turun adzab Allah berupa angin yang berwarna merah atau terjadi gempa atau bencana alam yang lain yang mengerikan.” (HR. Tirmidzi)

CARA MENCEGAH BENCANA ALAM MENURUT ISLAM

1. Mensyukuri nikmat Allah dan memantapkan iman. QS. An-Nisaa’ : 147

“Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman ? dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha mengetahui."

2. Seluruh anggota masyarakat beramal sholeh. QS. Hud : 117

“ Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan. “

3. Minta ampun atas dosa-dosa yang pernah dilakukan. QS. Al Anfaal : 33

“ Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun “

4. Menjauhi perbuatan dzalim (aniaya). QS. Al Qashash : 59

“ Dan tidak adalah Tuhanmu membinasakan kota-kota, sebelum Dia mengutus di ibukota itu seorang Rasul yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka; dan tidak pernah (pula) Kami membinasakan kota-kota; kecuali penduduknya dalam Keadaan melakukan kezaliman.”

5. Mengingatkan kepada orang yang hidupnya mewah (serba mewah) supaya taat kepada Allah. QS. Al Israa’ : 16


“ Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, Maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, Maka sudah sepantasnya Berlaku terhadapnya Perkataan (ketentuan kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. “